RAYAP BIKIN KESAL


Assalamua'alaikum,, yang tidak jawab DPR! 
(kalimat diatas adalah komentar usil salah satu netizen di Instagram saat kisruh Demo di depan kantor DPR baru-baru ini)hehe... #jangan serius kali 😂😂.

Okay, kembali ke topik yang akan saya bahas. Kali ini saya akan membahas tentang serangga yang ada diseluruh Indonesia, namun tidak memberikan keuntungan yang signifikan jika memeliharanya dalam jumlah yang banyak. Selain merugikan juga koloni serangga ini juga sulit dikontrol populasinya.

RAAYAAPPP !! 

Yups, benar sekali! rayap adalah serangga yang akan saya bahas disini. Sejarah rayap dirumah saya sudah ada sejak jaman dulu kala. Sejak tahun 2000 rumah ini dibeli, rayap tersebut sudah ada. Mungkin istananya dibawah lantai kami. 

"Emboh, pening palaku iki memikirkannya!"

Jadi, sejak dibeli sampai sekarang sudah direnovasi, pakcik rayap ini masih ada guys!. Sebelum renovasi, Kayu penyangga plavon asbes, kussion pintu, dan kussion jendela sudah kopong karena digigitin rayap-rayap ini. Jadi kalau dipegang bagian terluar kussion nampak kokoh tapi saat disentil atau diketuk-ketuk terdengar suara yang menandakan kayu ini sudah tidak ada bagian dalamnya. 

Pernah suatu kali asbes dilorong tengah jatuh, karena paku yang ditancapkan didalam kayu penyangga tidak dapat menahan beban karena sudah kopong kayunya dan jatuh ditengah ruang lorong. Seriusan bahaya sekali bukan??.

Nah, tanpa disangka-sangka ternyata rayap ini juga memakan kertas gusy!. 
Satu kardus buku pelajaran dan buku bacaan punya niza hampir semua halamannya dibuat bolong-bolong dan solusinya kami (aku, nida dan niza) terpaksa akan membakar buku yang didalamnya banyak sekali rayapnya. Sayang sekali buku-buku itu harus dibakar, tapi bagaimana lagi, jika dipindahkan akan membawa dampak buruk juga. 

Tapi, sebelum adegan bakar membakar, disini aku harus informasikan dulu beberapa hal tentang rayap sesuai pengalaman aku : 
1. Rayap itu mengeluarkan bunyi dengung atau "kretek-kretek" jika kita menyentuh tempat yang dijadikannya sarang, kalau sudah begini kita kudu berhati-hati, itu menunjukkan dilokasi itu ada banyak rayapnya. 

2. Rayap sulit dibasmi, hal ini karena mereka bisa hidup didalam tanah. 

3. Ratu rayap sulit ditemukan karena sarang rayapnya bisa berada dikedalaman 6 meter dari permukaan tanah, bayangkan guys! apa daku harus membajak tanah di bawah lantai rumah? Oh, no..no..! Ribet cuy.

4. Ratu Rayat bertelur 15 detik sekali. Oh, my gosh! sudahlah kalau begitu terus beregenerasi mah si rayap. 

5. Konon ratu rayap ukurannya seperti jempol manusia dewasa, gila ya! dan  Rayap akan mati jika Ratunya mati, Hahaha, seriusan ini aku ngakak. Hello bagaimana mau membunuh ratunya sedangkan si ratu tidak pakai GPS dan posisinya juga jauh didalam tanah dan tidak tau di titik mana. 

6. Solusi paling ampuh membasmi bukan membunuh ya, membasmi rayap sampai ke akar-akarnya adalah dengan cara injeksi kedalam tanah menggunalkan cairan khusus oleh tim profesional. Kisaran Harga Rp. 25.000,- - Rp. 30.000,- permeter.Rumah yang berukuran , 100M2 dikenakan minimum cost Rp. 3.500.000,-. Mahal cuy kalau anda orang misqueen hahaha .. tapi jika kayu dirumah lebih banyak digerogoti mending duit itu hilang daripada merenovasi ulang rumah. 
7. solusi terakhir isi rumah jangan menggunakan bahan kayu, dari kusen dan lain lain dari bahan PVC atau Aluminium. 

Rayap  yang sudah menjadi mayat setelah disiram ili dan Bensin
8. Rayap bisa dibunuh dengan cepat menggunakan oli bekas dicampur dengan bensin supaya agak encer. Rayap akan mati seketika.
Yang hitam ini adalah rayap, hitam karena sudah dibalur dengan oli bekas

Nah, itu tadi cerita singkat tentang rayap dirumahku. Semoga bermanfaat dan eman0teman yang ada rayap dirumahnya bisa tahu cara penanganannya.





Posting Komentar

0 Komentar